News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Data Militer Dicuri

PDIP: Pencurian Data Militer Kelemahan Birokrasi

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Juang Naibaho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung sedang mengamati produk replika pesawat tempur T 50 dan FA 50 buatan Korea Selatan, dalam IndoDefence 2010 Expo & Forum, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/11/2010)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Hilangnya dokumen rahasia militer Indonesia dari kamar Hotel Lotte, di Seoul, Korsel, yang ditempati delegasi RI menunjukkan lemahnya birokrasi dalam menjaga rahasia negara. Hilangnya dokumen ini bisa jadi karena alasan strategis militer atau alasan persaingan bisnis.

"Kemungkinan perjalanan rombongan pejabat tinggi RI sudah dalam pantauan, atau mungkin pencuri dokumen malah sudah menyusup dalam rombongan. Implikasinya, strategis militer dan diplomasi," kata ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hubungan Internasional, Andreas Pariera kepada Tribunnews.com, di Jakarta, Senin (21/2/2011).

Menurut Andreas, pemerintah perlu memberikan penjelasan tentang pencuriaan data rahasia militer di Korsel. Peristiwa ini, lanjut Andreas, menunjukkan rendahnya kredibilitas pejabat tinggi RI dari perspektif diplomasi, karena tidak mampu mngamankan dokumen rahasia yang sangat penting yang menyangkut kerja sama antarnegara.

"Pemerintah RI, dari jalur diplomasi perlu segera menjelaskan kepada pihak Korsel mngenai kasus ini. Dari jalur keamanan, perlu segera meminta interpol untuk mengusut tuntas dan menjelaskan kepada publik mengenai kejadian ini," Andreas menegaskan.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini