TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri melakukan konfrontir
keterangan tersangka Gayus HP Tambunan dengan istrinya Milana Anggraeni
terkait kasus paspor palsu di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/2/2011).
Dengan
mengenakan batik cokelat, Gayus tiba di Bareskrim Polri pukul 12.45
WIB, didampingi kuasa hukumnya, Hotma Sitompul. "Iya," jawab singkat
Hotma saat ditanya soal jadwal konfrontir tersebut.
Sementara,
Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menambahkan, bahwa selain
dengan Milana, Gayus juga akan dikonfrontir dengan sejumlah orang yang
menjadi perantara pembuatan paspor palsu tersebut, yakni Ari Nur Irawan
dan Agung.
"Ada rencana konfrontir antara Saudara Gayus Tambunan dengan
tersangka Ari dan saksi Agung," ujar Boy.
Kasus paspor Guyana ini
terungkap, saat Polri menyidik pemalsuan paspor paspor atas nama Sony
Laksono yang diduga dilakukan Gayus saat pelesir ke sejumlah negara. Paspor asli tapi palsu (aspal) tersebut dipesan Gayus kepada
John dengan biaya 100 ribu dollar AS atau Rp 900 juta.
Dari surat
elektronik (e-mail) yang dikirim John ke anak buahnya, Ari Nur Irawan,
terungkap lima gambar paspor berlabel negara Republik Guyana untuk Gayus
dan keluarganya.
Namun, semua gambar paspor itu diisi dengan identitas
berbeda dengan yang sebanarnya. Untuk pemesanan paspor Guyana ini, Gayus
merogoh kocek 300 ribu Dollar Amerika atau sekitar Rp 2,7 miliar.
Dengan
lima paspor Guyana tersebut, polisi menduga bahwa Gayus ingin pindah
menjadi warga negara Guyana, negara kecil di Amerika Latin.
Pemesanan
paspor atas nama Sony Laksono dan lima paspor bernegara Guyana
dilakukan Gayus kepada John sekitar Juli 2010, saat Gayus berstatus
tahanan Rutan Mako Brimob Depok. Belum diketahui sumber dana yang
dipakai Gayus untuk memesan paspor-paspor bernilai Rp 3,6 miliar
tersebut.
Polri Konfrontir Gayus dengan Milana
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan