TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Gegana Polri akhirnya tiba dilokasi Teater Utan Kayu, Jakarta Timur
untuk mengamankan paket diduga bom di pelataran dalam parkir Teater Utan
Katu. Mereka tiba membawa satu mobil taktis penjinak bom. Mereka tiba
pukul 15.00 WIB.
Semua wartawan di lokasi pintu masuk, diminta menjauh agar mempermudah
Tim Gegana melakukan pemeriksaan. "Untuk seluruh saudara-saudara di
lokasi ini agar keluar. Biar memberikan kepada kesempatan untuk petugas
bekerja," ujar salah satu petugas gegana.
Seperti diberitakan, tak lebih dari dua hari, Teater Utan Kayu kembali
mendapat kiriman paket mencurigakan diduga bom. Paket sebesar satu rim
kertas folio ini dibiarkan tergeletak di halaman parkir, tak jauh dari
toko buku kalam, atau sekitar enam meter dari kedai Tempo.
Petugas Keamanan Teater Utan Kayu Edwin Leo Putra kepada wartawan di
lokasi kejadian, mengaku telah menerima paket mencurigakan sekitar pukul
13.30 WIB.
"Tadi dapat dari paket TIKI pukul 13.30 WIB. Kiriman kemarin
juga sebesar ini," ujar Edwin.
Menurut Edwin, di dalam paket tersebut berisi tiga makalah setelah
disobek. Namun, karena takut, Edwin tak melanjutkannya. Sampai saat ini,
Kepolisian Sektor Matraman telah mengamankan lokasi dengan melintangkan
garis polisi dekat kantor KBR 68 H.
Baca tanpa iklan