News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

Kapolri: Status Keamanan Jakarta Disesuaikan

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Gegana Brimob Polda Metro Jaya bersiap memeriksa paket yang dicurigai berisi rangkaian bom di halaman kompleks Kantor Berita 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (17/3/2011).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menegaskan pengamanan Ibukota Jakarta tetap normal seperti sedia kala kendati dalam empat hari terakhir diancam oleh bom buku di sejumlah tempat.

"Tidak ada (peningkatan pengamanan). Tetap normal. Saya kira disesuaikan (pengamanan ibukota) nanti," kata Kapolri kepada pers di sela penyampaian SPT PPh 21 Presiden SBY di kantor Pusat Pajak Jakarta, Jumat (18/03/2011).

Menurut Kapolri, untuk mencegah ledakan diimbau kepada seluruh masyarakat ikut membantu polisi mencegah keamanan lingkungannya masing-masing.

"Kalau ada kiriman melalui kurir supaya di indentifikasi segera melapor sehingga bisa bagian dari pengungkapan secara utuh," kata Kapolri.

Ditanya hasil penyelidikan polisi soal ledakan bom dalam empat hari terakhir ini, Kapolri menjelaskan belum ada hasil yang bisa dipublikasikan.

"Ini sesuatu yang harus dikerjakan dengan cermat," kata Kapolri.

Empat hari terakhir bom yang ditempatkan dalam buku (bom buku) dikirim kepada sejumlah warga masyarakat diantaranya ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla di kantor JIL Utan Kayu Jakarta.

Tak hanya itu bom buku ini juga ternyata dialamatkan ke Mantan Kadensus 88 yang kni menjabat Kepala BNN Gorries Mere di kantor BNN Cawang serta penyanyi Ahmad Dani juga dikirimin paket bom yang sama. Hari ini sebuah ledakan juga menggegerkan warga Depok. Serta beberapa warga Jakarta menerima paket kiriman mencurigakan mirip bom.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini