TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur
Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menghimbau agar pemerintah
tak terlalu lama menyelesaikan dan mengungkap dalang dibalik teror bom
buku.
Pasalnya, masalah merupakan tanggung jawab pemerintah
untuk memastikan keamanan masyarakat. Oleh karena itu pula tanggung jawab
pemerintahlah untuk mengungkapkan siapa dalang dari semua teror-teror
tersebut.
"Kita mendesak agar pemerintah tidak terlalu lama untuk
menyelesaikan masalah ini. Semakin lama pemerintah tak mampu mengungkap
dalang dan motivasi teror ini tentu makin lama perasaan tak nyaman
warga," paparnya kepada Tribunnews.com, Sabtu (19/3/2011).
Jika
tidak, ujungnya kepercayaan masyarakat akan menurun kepada pemerintah.
Alhasil ia berharap pemerintah dan elit mulai kembali fokus pada upaya
pemulihan kesejahteraan dan keamanan masyarakat.
"Perhatian dan
fokus yang luas soal gonjang ganjing reshuffle mengabaikan perhatian
pemerintah untuk melindungi keamanan warga negara. Kita berharap agar
presiden kembali fokus. Presidenlah yang paling bertanggungjawab atas
rasa nyaman dan keamanan warga," kata Ray
Ray menambahkan, makin hari makin tak ada jaminan atas keselamatan dan
keamanan warga negara. Ancaman bom tak lagi hanya mensasar tempat-tempat
umum, tetapi kini masuk ke ranah pribadi. Ke rumah, kantor, tanpa
arah, siapapun bisa mengalaminya dan tanpa pesan yang dikhususkan
kecuali menebar teror di mana-mana.
"Hilangnya rasa nyaman dan keamanan warga menunjukkan kegagalan pemerintah
mengelola pemerintahan. Kita mendesak dan menuntut agar
presiden segera menuntaskan kasus bom kiriman buku, mengungkap siapa
dalangnya, dan memastikan ke depan tidak ada lagi teror seperti ini. Tak
cukup diselesaikan dengan pidato dan ungkapan keprihatinan serta
pengutukan," pungkasnya.
Ray: Pemerintah Harus Selesaikan Kasus Teror Bom Buku
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan