News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

Teror Bom Buku untuk Menunjukkan Teroris Melawan

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya mengamankan Gedung DPR/MPR-RI, setelah sebuah paket diduga bom dikirm ke gedung tersebut, Jumat (18/3/2011). Paket yang dikirim melalui sebuah jasa pengiriman paket tersebut ditujukan untuk Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rentetan bom buku yang menyasar mantan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Absar Abdalla dan Kepala BNN, Gories Mere digunakan para pelaku untuk menyampaikan pesan bahwa mereka melakukan perlawanan.

Ulil dianggap para pelaku sangat menentang perbuatan terorisme yang mengatasnamakana agama, sedangkan Gories sangat garang dalam memberantas pelaku teror saat menjadi Kadensus 88 Mabes Polri dulu.

"Itu hanya pesan kami akan melawan anda, jelas-jelas itu," ujar Kepala BNPT, Ansyaad Mbai saat acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (19/3/2011).

Hal yang sama lanjut Ansyaad juga terlihat atas teror yang dialami politisi Japto Soerjosoemarno dan artis Ahmad Dhani ditambah lagi mereka juga ingin memperlihatkan sikap perlawanan mereka atas Yahudi. Sebab di pemikirannya pemerintah adalah Yahudi yang tidak lain adalah musuh menurut para pelaku teror.

"Pemerintah dipersepsikan Yahudi dan mereka musuh, jaringan teroris anggap itu, itu terlihat sekali di 4 target itu," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini