News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

PKB: Teror Bom untuk Ciptakan Instabilitas Politik

Penulis: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya mengamankan Gedung DPR/MPR-RI, setelah sebuah paket diduga bom dikirm ke gedung tersebut, Jumat (18/3/2011). Paket yang dikirim melalui sebuah jasa pengiriman paket tersebut ditujukan untuk Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi  PKB DPR, Marwan Ja’far mengatakan aksi teror bom yang kembali marak adalah untuk menciptakan instabilitas politik sebagai proses mendegradasi pemerintahan saat ini yang bermuara pada isu pemilu 2014 nanti.

"Muara dari berbagai aksi teror ini adalah pemilu 2014. Para pelaku nampaknya ingin mendegradasi pemerintahan saat ini dengan menciptakan kekacauan yang bisa saja menyulut terjadinya instabilitas politik," ujar Marwan Ja'far, Minggu (20/3/2011).

Marwan mengatakan, teror bom ini sungguh telah mengirimkan sinyal kepada dunia internasional seolah-seolah Indonesia penuh kerawanan dan tidak aman untuk investasi dan pembangunan.

"Teror bom ini sudah sangat mengganggu keamanan dan ketertiban kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan," tegasnya.

Fraksi PKB, ujar Marwan, menyerukan kepada semua elemen bangsa untuk bergandengan tangan, meningkatkan kewaspadaan dan komunikasi diantara warga bangsa agar negara kita tidak kalah oleh terorisme.

"Rakyat Indonesia harus bersatu dan menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa kita tidak goyah dan terprovokasi oleh aksi-aksi terorisme," katanya.

Marwan  mengajak semua elemen masyarakat untuk  mengapresiasi kerja aparat intelijen dan kepolisian serta mendorong agar bekerja lebih serius dan lebih cepat lagi agar para pelaku segera ditangkap.

"Ayo kita lawan teror bom ini bersama-sama dengan menguatkan kembali persatuan dan kesatuan nasional. Sejarah membuktikan bangsa Indonesia tidak pernah kalah melawan terorisme," tegas Marwan Ja'far.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini