TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Abu Bakar Baasyir membantah pernyataan Abu
Tholut bahwa dirinya pernah menjabat sebagai Amir Jamaah Islamiyah (JI).
Demikian disampaikannya dalam tanggapan di Pengadilan Negeri (PN)
Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (21/3/2011).
"Amir JI itu tidak benar," kata Abu Bakar Baasyir.
Dalam
kesaksian melalui teleconference dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,
Abu Tholut mengatakan telah mengenal Abu Bakar Baasyir sejak tahun 1999.
Saat itu Abu Bakar Baasyir baru pulang ke Indonesia dari Malaysia.
Waktu itu sebagai Amir (JI). Lalu Abu Tholut juga ikut organisasi
Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) dan menjabat sebagai ketua bidang
pendidikan. Namun semenjak adanya Pelatihan Militer Aceh, Abu Tholut
keluar dari JAT.
Terkait persiapan pelatihan militer di Aceh, Abu
Tholut mengatakan memberikan laporan bersama Ubaid sepulang dari
Serambi Mekkah. Abu tholut menerangkan tentang tempat pelatihan di
Aceh.
"Beliau (Abu Bakar Baasyir) tidak berkata apapun. Hanya mengangguk saja," ujar Abu Tholut.
Namun
keterangan, Abu Tholut tersebut disanggah Abu Bakar Baasyir. Dirinya
mengatakan tidak pernah mendapatkan laporan dari Abu Tholut terkait
pelatihan militer di Aceh.
"Buka melapor pelatihan di Aceh tetapi
tentang Aceh. Dia (Abu Tholut) lalu berpisah dengan Ubaid," katanya.
Baasyir Bantah Keterangan Abu Tholut
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan