TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saksi Abdullah Sonata menyatakan dirinya
mendapatkan uang senilai Rp 50 juta dari Yahya Ibrahim alias Dulmatin
untuk membeli senjata jenis M-16. Hal itu diungkapkannya di Pengadilan
Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (28/3/2011).
"Saya
kenal Dulmatin, di Ambon, dia pernah beri uang Rp 50 juta, kegiatan
diminta awalnya Maulana menawarkan senjata ke Dulmatin, lalu beli
senjata satu, dikasihkan langsung ke Dulmatin," kata Abdullah.
Dulmatin,
kata Abdullah, pernah mengundangnya di rumah makan di kawasan Jalan
Raya Bogor. Namun karena dirinya sedang sakit maka pertemuan itu tidak
berlangsung lama.
"Saya hanya ketemu Yahyanya saja tetapi tidak ketemu
dengan rombongan lainnya, seperti Ubaid saja," ujarnya.
Dirinya
juga mengatakan pernah melakukan pertemuan dengan Abu Tholut saat
merencanakan pelatihan militer kepada laskar Front Pembela Islam (FPI).
Tetapi pelatihan itu dibatalkan karena ditolak pimpinan FPI Aceh, karena
itu Abdullah akhirnya memberikan pembinaan kepada santri di Aceh.
Abdullah Sunata juga menyatakan tidak mengikuti Pelatihan Militer Aceh
dan tidak mengena Abu Bakar Baasyir. "Tidak kenal dengan terdakwa, dan
tidak pernah mengaji dengan beliau," imbuhnya.
Abdullah Sonata Beli Senjata untuk Dulmatin
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan