News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Ahmadiyah

Dialog Ahmadiyah Akal-Akalan Pemerintah

Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Amin Djamaludin dari Dewan Dakwah islam Indonesia, Habib Rizieq dari Front Pembela Islam, bersama beberapa pimpinan Ormas Islam lainnya, dan perwakilan universitas serta pejabat Kementrian Agama selaku tuan rumah, menggelar dikusi tentang keberadaan dan konflik Ahmadiyah, di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (23/3/2011). Perwakilan dari Ahmadiyah sendiri urung hadir dalam acara tersebut, karena menganggap tidak diselenggerakan ditempat yang netral. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Farid Wasdi menilai, dialog yang dilakukan pemerintah perihal penanganna penyelesaian masalah Ahmadiyah tidak efektif. Cara tersebut, bahkan dianggap sebagai akal-akalan pemerintah untuk sekedar mengulur waktu saja.

"Dialog itu tidak efektif. Selama ini sudah banyak dialog, ini cuma mengulur waktu," kata Farid Wasdi kepada wartawan disela-sela aksi di Bundara HI, Senin (28/3/2011).

Menurutnya, pemerintah seharusnya bersikap tegas dalam menangani polemik Ahmadiyah. Apalagi, kewenangan berada di tangan pemerintah.

"Seharusnya pemerintah bisa tegas sejak lama. Kalau tidak konflik-konflik sebelumnya akan kembali terjadi," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini