TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi belum menemukan data keterkaitan
maraknya bom buku belakangan ini dengan ditangkapnya teroris
paling licin Umar Patek di Pakistan beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro
Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar setelah salat jumat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/4/2011).
"Untuk masalah bom buku, kita belum menemukan data yang mengarah ke sana (ditangkapnya Umar Patek)," kata Baharudin.
Menurut Baharudin kelompok teroris dapat dengan mudah merekrut generasi
baru sehingga aksi teror tersebut tetap diwaspadai meskipun Umar Patek
telah ditangkap.
"Para pelaku teror dengan gampang membentuk genersi baru, mereka bisa
dengan mudah merekrut orang, bagaimana pun kondisinya," jelas Baharudin.
Mengantisipasi banyaknya ancama teror, jajaran Polda Metro Jaya terus meningkatka pengamanan di sejumlah titik yang rawan.
"Untuk mengantisipasi (ancaman teror) kita melakukan dengan peningkatan
patroli di sejumlah titik tertentu. Tetapi peningkatan pengamanan ini
tidak terkait dengan Umar Patek," tegasnya.
Belum Ditemukan Keterkaitan Bom Buku dengan Umar Patek
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan