TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua
DPR Marzuki Alie memastikan rencana pembangunan gedung DPR yang baru
bisa dibatalkan. Konsekuansinya, terkait pembatalan itu ditanggung
secara bersama-sama.
Politisi Demokrat ini kemudian menegaskan, rencana
membangun gedung DPR yang baru hanyalah meneruskan apa yang sudah
disepakati DPR periode sebelumnya (2004-2009).
Kepada
wartawan di DPR, Jumat (01/04/2011) Marzuki belum mengetahui kapan akan
diadakan rapat konsultasi untuk membahas ulang terkait pembangunan
gedung baru DPR.
"Belum tahu belum dijadwal. Dan belum dibahas di pimpinan. Diusahakan sebelum masa reses (bahas ulang gedung baru)," kata Marzuki.
Saat
ditegaskan, apakah semua proses akan diulang? "Batal aja bisa kok,
apapun bisa terjadi. Kan, saya sudah sampaikan. Saya ini jubir, menyampaikan. Jadi apa yang dirasakan ya kita bicarakan. Apapun
keputusannya saya sampaikan," ujarnya.
"Dan selagi belum ada
hal-hal yang menghalangi, semua pekerjaan jalan. Kalau tiba-tiba batal,
apapun konsekuensi harus ditanggung bersama-sama ya kan," Marzuki
menandaskan.
Marzuki Alie: Kalau Gedung Baru Batal Ditanggung Bersama
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan