News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gedung Baru DPR

Rapat Konsultasi Gedung Baru DPR Berjalan Alot

Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivis Indonesian Coruption Watch (ICW) berunjuk rasa di halaman Gedung DPR/MPR-RI, Kamis (7/4/2011), menolak pembangunan gedung baru DPR. Menurut ICW gedung baru senilai 1,2 trilyun Rupiah tersebut hanya merupakan pemborosan, dan dana tersebut lebih baik digunakan bagi kepentingan rakyat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat(DPR) akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pembangunan gedung baru melalui rapat konsultasi yang dilakukan bersama fraksi dan Badan Urusan Rumah Tangga(BURT). Saat keputusan tersebut diambil mereka tidak menggubris dua fraksi yang tidak setuju atas usulan kelanjutan mega proyek tersebut yakni PAN dan Gerindra.

Suasana rapat pun sempat diwarnai adu argumentasi, dialog-dialog dan diskusi panjang sempat terjadi dalam agenda itu.

"Dalam rapat konsultasi terjadi diskusi panjang mengenai proyek tersebut," ujar Wakil Ketua DPR, Anis Matta saat jumpa pers di gedung DPR, Jakarta, Kamis(7/4/2011).

Menurut Anis, pijakan untuk mengambil keputusan tersebut diambil berdasarkan keputusan rapat konsultasi 19 Oktober 2010 lalu.

Begitu pula atas banyaknya kritikan masyarakat yang masuk DPR tetap melihat pada hasil rapat konsultasi 19 Oktober 2010.

"Pada rapat konsultasi 2010 lalu semua fraksi setuju, atas dasar itu kita berjalan," jelas Anis.

Hasil rapat konsultasi juga nantinya tidak akan dibawa ke dalam rapat paripurna yang rencananya akan dilakukan Jumat(8/4/2011).

"Rapat konsultasi memutuskan bahwa persoalan gedung tidak dibawa ke paripurna, tapi diputuskan di rapat konsultasi," tegasnya.

Gambaran suasana rapat juga dilontarkan perwakilan fraksi Demokrat Saan Mustopa. Wakil Sekjen partai pengusung SBY tersebut mengatakan saat rapat adu argumentasi memang sempat terjadi, namun tidak ada kondisi penting yang dapat dideskripsikan.

"Dialog terjadi, tapi masih biasa-biasa saja, tak ada yang terlalu serius," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini