News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Islah Bahrawi Dikuntit OTK

Warga Rekam Wajah OTK yang Diduga Mengintai Kompleks Kediaman Islah Bahrawi

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LEBANON - Pengamat Terorisme dan Timur Tengah, Islah Bahrawi, saat ditemui di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wajah orang tak dikenal (OTK) yang sedang mengintai rumah Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi terekam jelas oleh warga.

Hal itu ditampilkan oleh Islah dalam jumpa pers di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Jumat (05/06/2026).

Diketahui, Islah mengalami serangkaian pengintaian sejak pertengahan Mei 2026 hingga saat ini. Sejumlah upaya dia lakukan seperti mengumpulkan bukti foto hingga video, termasuk CCTV.

Ia juga mengajak warga sekitar kediamannya untuk berpatroli keliling kompleks. Pada 21 Mei malam, warga mendapati dua OTK kompleks sekitar kediaman Islah.

Satu orang yang membawa Direction Finder (DF) kabur dengan sepeda motor. 

Namun rekannya tertinggal. Sehingga warga sempat merekam jelas wajah OTK tersebut.

Dari foto hasil potongan video yang ditampilkan oleh Islah dalam jumpa pers, OTK itu merupakan seorang pria berambut pendek dan ikal.

Kulitanya sawo matang dan sedang menggunakan baju kaos berwarna hitam.

“Temannya yang dibonceng ketinggalan saking paniknya. Ini intel cap dua kelinci ini. Nah, teman yang tertinggal itu dia orang ini,” ujar Islah. 

“Ini adalah gambar pelaku pertama yang berhasil kita rekam jelas dan kemudian dia kabur setelah itu,” lanjut dia.

Diketahui, Islah sudah mengumpuli sejumlah foto dan video yang menampilkan wajah OTK.

Ia menduga total ada 9 OTK yang mengintai. Beberapa di antaranya sudah diidentifikasi dan hasilnya menunjukan OTK tersebut berasal dari institusi militer.

“Kemungkinan OTK ini dari militer kemungkinan besar dari enam wajah yang kita kumpulkan itu ini kemungkinan besar orang tak dikenal ini dari militer,” pungkasnya. 

Karena merasa situasi semakin tidak aman, pada 24 Mei Islah memindahkan keluarganya ke safe house. 

Meski demikian, Islah mengaku aktivitas pengintaian masih terjadi hingga awal Juni.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini