TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Urgensi gedung baru
itu sebenarnya kurang penting. Memang ada tambahan kebutuhan ruangan.
Namun solusinya bisa dengan optimalisasi gedung yang ada.
"Kalaupun
ada tambahan gedung, biayanya tidak perlu edan-edanan seperti itu. Satu
tower apartemen yang bagus saja, dengan kapasitas sekitar 600 ruangan
berukuran sekitar 50 m2, lengkap denga koridor dan fasilitas-fasilitas
lain, biaya pembangunannya sekitar Rp 150-200 miliar tergantung
spesifikasinya," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN),
Drajad Wibowo, Jumat (08/04/2011).
Bahkan Drajad
menandaskan, di salah satu proyek sosial swasta untuk perumahan
penduduk yang sebelumnya di pinggir kali, biaya pembangunannya bisa
ditekan kurang dari Rp 100 miliar.
"Dengan alasan-alasan di atas,
Fraksi PAN tetap menolak pembangunan gedung baru tersebut," tegas
Drajad.
PAN, lanjut Drajad, ingin optimalisasi gedung yang ada
lebih diprioritaskan. "Kalaupun fraksi-fraksi lain tetap ngotot hendak
membangun, dan PAN kalah seandainya nanti voting, mbok ya biayanya yang
pantas," Drajad menandaskan.
Ini Alasan PAN Tolak Gedung Baru DPR
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan