TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Bidang Komunikasi dan Informasi Ruhut Sitompul mengakui adanya hubungan kurang harmonis antara partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Meski begitu, Ruhut tak berani menjamin, apakah PKS memang benar-benar akan dikeluarkan sebagai mitra koalisi.
"Kalau ditanya, apakah akan ada dampaknya dalam koalisi terlalu jauh disimpulkan. Saya tak tahu, apakah akan makin ada jurang pemisah atau tidak," kata Ruhut kepada wartawan, Sabtu (09/04/2011).
"Semuanya, diserahkan sepenuhnya kepada bapak SBY. Dan memang, sampai saat ini PKS belum diajak berbicara soal kontrak koalisi terbaru," ujarnya.
Ruhut hanya khawatir, kalau PKS tetap dipertahankan sebagai mitra koalisi, hanya akan membuat citra koalisi pemerintahan buruk. Terlebih, terungkapnya aksi Arifinto, anggota Fraksi PKS yang ketahuan menyaksikan film hot saat paripurna berlangsung, Jumat (08/04/2011) kemarin.
"Di depan kita sok suci, akan tetapi ada kadernya ketahuan nonton gambar porno oleh wartawan
PKS sudah jatuh tertimpa tangga. Dan tentu, kita sesalkan itu. Dan saya rasa, dia kurang waspada saja," demikian Ruhut Sitompul.
Ruhut: Demokrat dan PKS Memang Kurang Mesra
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan