TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakta sejarah, sedikit tercoreng oleh spanduk yang dibuat oleh PDI
Perjuangan. Maksud hati spanduk yang dibentangkan untuk mengingatkan
kepada publik, jasa pahlawan nasional RA Kartini, namun apa daya, publik
balik pertanyakan isi yang ada di spanduk yang dibuat.
Yang jadi pertanyaan publik adalah, DPP PDI-P membuat spanduk peringatan
Hari Kartini, tanggal 20 April. Padahal, sejarah mencatat wanita asal
Jepara lahir pada
21 April 1879. Meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25.
Kesalahan ini, menjadi sorotan publik. Bahkan, kesalahan ini menjadi 'cemoohan' melalui jejaring situs sosial twitter.
"Masih trheran2 dgn spanduk yg tertulis "Selamat Hari Kartini 20 April
2011" ! Emang hari kartini udah pndah jd tnggal 20 April yah? ┌(_o_),"
Kokopalapa mempertanyakan melalui akun twitternya.
Banyak ragam diekspresikan para pemilik twitter yang mempertanyakan
spanduk Kartini versi PDI-P ini. Hari kartini yg bener tgl 20 apa 21
sih.??? *tanya partai yg buat spanduk," tulis killer fighers.
Pemilik akun twitter yang lain, bahkan mengutuk sinis spanduk yang
terhitung mulai hari ini, resmi dicabut oleh pemiliknya, PDI-P.
Goblok abis nih yg bikin spanduk RT @b12ch: Kartini perjuangan...RT @anggoro_widi: Wadduhh..bagaimana ini???.
Baca tanpa iklan