Laporan wartawan Tribunnews.com, vanroy Pakpahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Duta Graha Indah Tbk dikabarkan mengundurkan diri selaku peserta tender proyek pembangunan gedung baru DPR RI. Informasi yang diterima Tribunnews.com dari kalangan internal menyebut, pengunduran diri itu terkait dengan gencarnya pemberitaan mengenai dugaan keterlibatan PT DGI dalam kasus suap Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam terkait pembangunan Wisma Atlit di Palembang, Sumatera Selatan.
"Ya benar. Ini sehubungan dengan situasi yang berkembang saat ini dan demi kepentingan yang lebih besar. Maka pada kesempatan ini PT Duta Graha Indah Tbk menyatakan mengundurkan diri secara sukarela selaku peserta tender pembangunan Proyek Gedung DPR," kata seorang sumber, Rabu (27/4/2011).
Pengunduran diri ini, lanjut sumber, juga dimaksudkan untuk
menciptakan kondusifitas ditengah-tengah pemberitaan yang menyudutkan perusahaan go public itu.
"Pengunduran ini juga untuk serta mencegah timbulnya polemik karena dugaan yang belum tentu objektif," katanya.
PT DGI merupakan perusahan pemenang tender pembangunan wisma SEA Games
di Palembang, Sumatera Selatan, tahun depan. Nama perusahaan ini kian
buruk setelah KPK menangkap Wafid Muharram, Sekretaris Menteri Pemuda
dan Olahraga (Sesmenpora) yang diduga menerima suap dari Muhammad El
Idris. Idris adalah salah satu petinggi di PT DGI.
DGI juga satu-satunya perusahaan swasta yang lolos dalam
prakualifikasi pembangunan gedung baru DPR. Selain PT DGI, empat
perusahaan lain yang lolos tahap prakualifikasi pembangunan gedung baru
DPR, antara lain PT KSO Adhi Karya-Wika, PT PP (Persero), PT Hutama
Karya, PT Waskita Karya, serta PT Duta Graha Indah Tbk. Sementara, tiga
perusahaan yang gagal, yaitu PT Jaya Konstruksi, PT Nindya Karya, serta
PT Tiga Mutiara.
PT Duta Graha Indah Mundur dari Proyek Gedung Baru DPR
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Ade Mayasanto
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan