TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan yang paling
tepat memberi penjelasan mengenai pengadaan pesawat Merpati MA-60 asal
China adalah unsur pimpinan Merpati Nusantara serta menteri BUMN.
"Menteri negara BUMN, termasuk menteri BUMN pada saat pesawat ini
diadakan dulu dan juga menteri perhubunganyang berkaitan dengan regulasi
dan perizinan pesawat ini," kata SBY dalam pengantar Sidang Kabinet di
kantor Presiden Jakarta, Kamis (12/5/2011).
Menurut SBY perlu dijelaskan dengan gamblang kepada rakyat terkait
pengadaan pesawat Merpati ini. "Dan jangan saling menuding, saling
menyalahkan karena semua bisa dijelaskan dengan tepat dan benar," ujar
SBY.
Seperti diketahui, pesawat Merpati Nusantara yang jatuh di teluk
Kaimana, Papua Barat, berbuntut panjang. Tak hanya menelan korban jiwa
25 orang, pengadaan pesawat ini pun mengundang kontroversial.
Ini karena
pembelian pesawat jenis Xian MA-60 PK-MZJ dari China ini pernah ditolak
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla 2004-2009. Namun pesawat itu ternyata
sudah dibeli dan kini jumlahnya 13 unit itu sudah beroperasi melayani
sejumlah wilayah di Indonesia.
SBY Minta Penjelasan Menteri BUMN soal Merpati
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan