Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Menteri Agama, Suryadharma Ali mencabut pernyataannya mengenai Pondok Pesantren Al Zaytun yang tidak memiliki kaitan dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Hal tersebut sama sekali dianggap tidak memiliki dasar yang jelas.
"Cabut dulu lah, karena itu kan harus berbasis investigasi penelitian yang utuh, dasarnya penelitian 2002 dan melihat langsung dari MUI juga itu kan berbeda, kalau atas nama PPP silahkan kalau mengatasnamakan negara jangan deh," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding di gedung DPR, Jakarta, Jumat(20/5/2011).
Menurut Karding, pernyataan tersebut tidak sepantasnya diucapkan seorang Menteri, sebab, hal itu nantinya akan berpengaruh kepada publik.
"Pernyataan itu kurang bijak dan proporsional tidak sepantasnya beliau mengatakan itu, ini persoalan strategis. Mau tidak mau kalau pejabat negara berbicara pasti akan berpengaruh kepada publik, padahal belum tentu," jelas Karding.
Lebih jauh Karding menjelaskan pihaknya ingin ada status yang jelas dan clear mengenai Al Zaytun dan tentunya diperoleh dengan metode yang baik.
"Kita ingin cepat ada status jelas dan clear, metode yang dipakai tidak permukaan,"tandasnya.
DPR Minta Menag Cabut Pernyataan Al Zaytun Tidak Terkait NII
Editor: Prawira
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan