News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mafia Pemilu

Ada Dugaan Polri Diintervensi Dalam Kasus Pemalsuan Surat MK

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Yudie Thirzano
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK), Masyhuri Hasan (kiri), memenuhi panggilan panja mafia pemilu DPR, di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2011). Kedatangan Masyhuri untuk memberikan keterangan terkait surat penetapan calon terpilih Anggota DPR tahun 2009. (tribunnews/herudin)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menduga adanya intervensi politik terkait lambannya kinerja Polri dalam mengungkap kasus pemalsuan Surat MK. Polri, diminta menjelaskan hal ini kepada publik, agar tak menjadi preseden buruk.

"Ada satu bahasa disampaikan pada saya. Pak, ini kaitannya dengan kekuatan besar. Makanya, kita hati-hati. Siapa kekuatan besar itu, tak usah ditegaskan lagi," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo di Gedung DPR, Selasa (15/08/2011).

Harusnya, kata Ganjar, Polri sudah bisa menetapkan tersangka lain terkait kasus ini. Apalagi, bukti-bukti, rekaman, termasuk dokumen yang terkait, sudah disita oleh Polri. Rekontruksi, termasuk reka ulang yang dilakukan oleh Polri.

"Citra Polri bisa makin terpuruk, bila menangani kasus ini berlarut-larut. Menurut saya, Polisi terlalu banyak bermain-main di sini," Ganjar menegaskan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini