News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penangkapan Pejabat Kemennakertrans

Muhaimin Iskandar: Hukum Yang Berbicara

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menjawab pertanyaan yang diajukan anggota rapat kerja yang digelar oleh Komisi IX di gedung DPR, Jakarta, Kamis (08/09/2011) dengan agenda membahas perkembangan program program transmigrasi. Salah satu agenda penting adalah kasus korupsi proyek 500 miliar. (Tribunnews.com/MBR/Felix Jody K.)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mennakertrans Muhaimin Iskandar membantah keterlibatan atas dugaan suap Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi tahun 2011 senilai Rp 500 miliar. Muhaimin menyangkal, mendapat jatah Rp 1.5 miliar dalam hal ini.

"Yang jelas, saya menunggu proses hukumnya seperti apa. Semua yang mengatasnamakan saya harus diusut tuntas. Pokoknya, semua yang terlibat harus diusut tuntas. Ali Mudhori dan Fauzi itu bukan staf saya,” kata Muhaimin Iskandar disela-sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR, Kamis (8/9/2011).

Nama Ali dan Fauzi sebelumnya disebut-sebut Dharnawati, pengusaha yang menjadi tersangka kasus suap Kemenakertrans, melalui kuasa hukumnya, Rahmat Jaya. Dikatakan, peran Ali dan Fauzi atau Fawaid yang memuluskan proses itu.

"Kalau ada pernyataan terkait program anggaran, saya tidak pernah bicara kepada orang-orang yang tidak berwenang termasuk Fauzi. Dia hanya staf sekretariat di DPP, mereka sedang kita usut apakah ditarik-tarik, apakah tertarik," kata Muhaimin.

Politisi PKB yang kerap disapa Cak Imin ini menegaskan kembali akan memecat keduanya bila terbukti terlibat. Dikatakan pula, dirinya akan proaktif bila KPK mengundang dirinya bila diperlukan untuk memberikan keterangan.

"Makanya, kita tunggu proses hukum. Kita terbuka setiap saat, dan saya proaktif akan memberikan penjelasan. Kalau diundang akan datang,” kata Muhaimin dengan penuh keyakinan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini