News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Moerdiono Meninggal

Jakob Oetama: Moerdiono Dekat dengan Wartawan

Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pendiri sekaligus pemilik Kompas Gramedia, Jakob Oetama, memberikan sambutan dalam acara peringatan ulang tahunnya yang ke 80 di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (27/9/2011). Dalam acara tersebut juga diluncurkan sebuah buku Jejak langkah tentang kehidupan Jakob Oetama selama 80 tahun yang berjudul Syukur Tiada Akhir yang disusun oleh St Sularto. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Beliau itu pekerja keras. Di mata saya jalannya lurus. Dia melakukan pekerjaan sepenuh hati. Dengan wartawan dekat. Dengan saya suka ngajak jalan," begitu kesan Jakob Oetama di rumah duka, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2011).

Pendiri Kompas Gramedia ini mengalami banyak hal di masa Moerdiono masuk dalam kabinet Presiden Soeharto. Ia mengenang Moerdiono sebagai menteri yang dekat dengan wartawan. Satu hal yang melekat pada dirinya adalah peduli dengan nasib bangsa.

Menyoal gaya bicara Moerdiono yang lamban, Jakob melihat itulah keunikannya. "Tapi jalan pikirannya cepat. Beberapa tahun melayani Pak Harto, beliau luar biasa. Terakhir bertemu, waktu dia pernah menengok ke kantor sebentar," katanya.

Dalam pertemuan itu, Jakob tak lupa membujuk Moerdiono menulis memoir. Dorongan Jakob masuk akal mengingat pengalaman Moerdiono selama hidupnya yang dekat dengan Soeharto. Saat itu, mantan Menteri Sekretaris Negara ini menyanggupinya.

Moerdiono yang juga Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra menghembuskan nafasnya terakhir di Rumah Sakit Gleaneagles, Singapura, Jumat malam, sekitar pukul 19.40 waktu Singapura. Pria yang akrab disebut Pak Moer ini meninggal karena menderita kanker paru stadium tiga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini