News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Negara Islam Indonesia

Pepi Fernando Kecewa dengan Panji Gumilang

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa terorisme, Pepi Fernando, menjalani persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (3/11/2011). Pepi didakwa dalam kasus bom buku yang meledak di halaman Kantor Berita 68 H beberapa waktu lalu. (tribunnews/herudin)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka dalang teror bom buku dan bom di Serpong Pepi Fernando (32 tahun) pernah menjadi bagian organisasi  Negara Islam Indonesia (NII). Pendiri NII Criris Center, Ken Setiawan mengungkap, Pepi adalah anggota NII yang kemudian keluar dari NII KW IX pimpinan Panji Gumilang, lantaran kecewa.

"Saya tak kenal dekat dengan Pepi. Tapi, dari informasi yang saya dapat, Pepi kecewa dengan Panji Gumilang, kemudian memilih caranya sendiri untuk mewujudkan negara Islam," cerita Ken Setiawan kepada tribun, Jumat (04/11/2011).

Pepi Fernando memutuskan keluar dari NII. Kemudian, cerita Ken, Pepi bergabung dengan NII faksi lain, disebut Tahmid atau faksi yang berhubungan langsung dengan pendiri NII, Kartosuwiryo.

Pepi merasa, Panji Gumilang banyak yang tidak beres dalam perjuangannya sehingga memutuskan  keluar. Meski, satu visi dengan cara yang berbeda, Namun, sama-sama memilik musuh yang sama yaitu NKRI, akhirnya tidak saling menjelekkan satu sama lain," cerita Ken.

Ken menceritakan, NII versi Tahmid, masih dilakukan oleh beberapa putra Kartosuwiryo. Hanya Sudjono, putra Kartosuwiryo yang menyatakan tidak ikut.

"NII, sampai saat ini masih terus bergerak. Tetap bergerak dengan cara bawah tanah. Tapi, tidak dengan cara atau modus cuci otak, melainkan melalui organisasi maupun perkumpulan-perkumpulan. Yang intinya, dengan perkumpulan yang dibentuk, tetap mudah para anggotanya dicuci otak," tutur Ken Setiawan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini