News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Briptu Norman Mundur

Norman Hengkang dari Polisi Karena Saling Egois

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Briptu Norman Kamaru (kiri) menyanyi dan menari India, saat melakukan jumpa wartawan, ditemani Kadiv Humas Mabes Polri Irjen (Pol) Anton Bahrul Alam (kanan), di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/4/2011). Briptu Norman Kamaru menjadi pusat perhatian setelah mengunggah video dirinya menari dan melakukan lips sing lagu India, di situs You Tube.

Laporan Wartawan Tribunnews.com Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan keluarnya Norman Kamaru dari kepolisian tidak sepenuhnya salah Norman. Pemberhentian secara tidak hormat Polda Gorontalo kepada Norman, terjadi karena kedua pihak mengedepankan ego masing-masing.

Demikian disampaikan Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Rabu (7/12/2011).

Menurut Neta, kasus ini terjadi karena kedua pihak mengedepankan arogansi masing-masing, di mana Norman mengaku ingin keluar hanya karena capek menjadi polisi.Sementara, pihak Polda Gorontalo dan Polri sendiri tidak memberikan posisi yang tepat bagi Norman untuk mengembangkan bakatnya sehingga ia merasa terkekang.

"Apa yang dikatakan Norman bahwa dia letih menjadi polisi, tak lebih dari sikap putus asa menghadapi arogansi dan ketidaktegasan elit-elit di institusinya. Polri sesungguhnya perlu ikon-ikon yang mampu mensosialisasikan sikap-sikap simpati polisi ke masyarakat, seperti yang dilakukan Norman selama ini. Tapi sayangnya, Norman tidak ditempatkan pada posisi yang tepat, sehingga terjadi benturan-benturan, yang akhirnya masing-masing pihak mengedepankan ego masing-masing. Akhirnya, terjadi keputusan sidang etik," kata Neta.

Meski begitu, Neta menyatakan pemberhentian Norman itu adalah keputusan yang terbaik bagi kedua pihak.

Ia menambahkan, ke depan Mabes Polri perlu tanggap menyikapi kasus-kasus seperti ini. "Kelihatannya sepele, tapi ini sangat strategis bagi pembangunan citra Polri. Polri sangat perlu pada figur-figur polisi yang mampu menarik simpati publik," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini