News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bentrok di Bima

Presiden Harus Bertanggungjawab Atas Pelanggaran HAM

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Yudie Thirzano
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TB Hasanuddin, mantan Sekretaris Militer (sesmil) Presiden RI yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR, mengingatkan, terkait aksi-aksi pelanggaran HAM yang terjadi.  Ditegaskan, di manapun di belahan dunia ini yang namanya pelanggaran HAM, katanya  pasti tak lepas dari kebijakan pemerintah dalam mengontrol aparatnya .

TB menegaskan, dari beberapa kasus penembakan terhadap  warga, polri menyatakan secara resmi, bahwa sudah sesuai protap dan sudah terukur. Karena protapnya tak dilanggar, lanjutnya,  maka secara otomatis kepala pemerintahan dalam hal ini  Presiden harus bertanggung jawab.

Hasanuddin juga melontarkan kritik atas kebebasan beragama yang dilaranggar. "Sama halnya penembak demonstran di Mesir, presiden seharusnya bertanggung jawab atas pelanggaran HAM. Mengekang kebebasan beragama termasuk tidak memberikan perlindungan , sesungguhnya juga termasuk pelanggaran HAM berat," tandas TB Hasanuddin, Senin (2/1/2011).

Ia kemudian memberikan argumentasi. Di ruang tahanan seseorang boleh dilarang  membaca buku, nonton TV , mendengar radio , bahkan ketemu anak istrinya sekalipun.

"Akan tetapi, berdoa atau melakukan ibadat menurut kepercayaannya tak boleh dilarang.  Sementara SBY membiarkan orang yang  secara sepihak  melarang kelompok lain melakukan ibadat," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini