News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan di Aceh

Motif Penembakan di Aceh Bukan Kecemburuan Sosial

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas medis membawa Sotiku Anas korban penembakan orang tak dikenal untuk menjalani perawatan di RS Zainal Abidin, Banda Aceh, Jumat (6/1/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Motif sejumlah kasus penembakan di Aceh yang terjadi belakangan bukan didasari kecemburuan sosial dan ekonomi, seperti yang pernah diutarakan Mentri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto.

Peneliti senior Imparsial, Otto Syamsudin Ishak, kepada wartawan, dikantor Imparsial, Jalan Slamet Riyadi, Jakarta Timur, Jumat (601/2012), mengatakan motif penembakan yang terjadi sekarang berbeda dengan yang terjadi pada 1999 lalu.

Pada saat itu, korban penembakan adalah kaum transmirgran dan bukan kaum migran, orang-orang yang tinggal untuk sementara, guna membantu pembangunan daerah.

"Ini jelas bukan kecemburuan sosial walaupun adanya kegegalan perkembangan ekonomi di Aceh," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan pada kasus penembakan yang terjadi belakangan ini, korban yang ditembak tidak kehilangan harta bendanya. Otto meyakini hal tersebut, setelah mendapatkan data dari Aceh Judicial Monitoring Institute (AJMI).

Ia juga mengatakan bahwa ada proses perubahan dari Penembakan Orang Tak Dikenal (OTK) menjadi Penembakan Misterius (Petrus), yang sasarannya jelas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini