TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Jusuf Rizal, mengungkapkan agar bisa lolos menjadi praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dikenakan uang pelicin sampai Rp 300 juta perorang.
Rizal menuturkan pencaloan praja IPDN sudah berlangsung lama. Setiap anak yang mendaftar menjadi calon praja di IPDN dikenakan biaya antara Rp 100-300 juta jika ingin diloloskan.
"Tanpa adanya uang pelicin tersebut, meski prestasi dan nilainya bagus akan mengalami kesulitan untuk lolos. Hanya sebagian kecil saja yang dapat lolos tanpa mengeluarkan banyak biaya," ujar Rizal dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (15/1/2012).
Menurutnya, IPDN setiap tahun merekrut 2.000 praja. Jika 1.000 orang saja membayar Rp 300 juta, maka akan terkumpul Rp 300 miliar. Wajar saja, kata Rizal, beberapa oknum yang disinyalir terlibat memiliki aset dan kekayaan diluar kewajaran sebagai PNS.
Rizal menuturkan masalah ini sebenarnya sudah dikeluhkan orangtua calon praja sejak lama. Anak yang memiliki nilai bagus tetapi tidak lolos.
"Kadang yang bagus dijegal melalui berbagai cara, misalnya melalui tes kesehatan. Peserta yang sudah lolos beberapa tahap dinyatakan gugur, karena alasan ada penyakit jantung, padahal calon tersebut dinyatakan sehat setelah melakukan tes kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung," imbuhnya.
Baca tanpa iklan