News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemerintah Diminta Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir

Editor: Taryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Banjir yang melanda Provinsi Banten, bahkan hingga masuk ke jalan tol sangat merugikan kehidupan masyarakat.

Untuk itulah pemerintah diminta harus segera membangun sistem peringatan dini terhadap kejadian banjir yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat mulai di hulu hingga di hilir DPS.

"Program ini adalah kegiatan yang dapat dilakukan dalam waktu singkat dengan hasil signifikan untuk mengurangi kerugian masyarakat”, ujar Anggota Panja Banjir Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Sigit Sosiantomo di ruang kerjanya gedung DPR, Jakarta, Rabu(18/1/2012).

Menurut Sigit, sistem peringatan dini ini bukan saja dilakukan saat waktu rawan banjir terjadi seperti musim hujan saat ini, tetapi juga dapat dilakukan menjelang akhir musim kemarau.

“Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diminta lebih proaktif untuk memberikan informasi yang lebih mudah dipahami oleh pemerintah daerah mengenai situasi iklim yang terjadi. Dengan demikian, peringatan dini yang disampaikan pada masyarakat dapat disertai dengan upaya preventif untuk mengurangi luasan dampak banjir yang akan terjadi”, kata Sigit.

Sigit menambahkan bahwa komunikasi yang intensif dengan masyarakat dalam hal menyosialisasikan mekanisme peringatan dini ini dapat membangun kesadaran untuk bersama-sama menghindari diri dari bahaya banjir, dan pada saat yang sama dapat membangun kebutuhan untuk menjaga lingkungan dengan melakukan upaya konservasi air.

“Pada saat masyarakat mengetahui penyebab dan tanda-tanda awal yang mengindikasikan terjadinya banjir, maka akan muncul kebutuhan untuk melakukan tindakan pencegahan. Karena itu, sistem peringatan dini berbasis masyarakat ini harus segera dibangun pemerintah dengan dukungan data dari BMKG”, pungkas Sigit.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini