News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penangkapan Pejabat Kemennakertrans

Manyo dan Iman Syukri Bantah Bantu Amankan Muhaimin

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi rekaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Rusman alias Manyo dan Iman Syukri alias Aim, wartawan senior dari suratkabar nasional, mencuat setelah rekaman penyadapan percakapan Iskandar Pasojo alias Acos, diputar dalam persidangan kasus dugaan suap program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) Transmigrasi, dengan terdakwa Sekretaris Ditjen Pengembangan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT), I Nyoman Suisnaya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (1/2/2012) malam.

Dari persidangan itu, terungkap Acos mengetahui serah terima suap dalam bentuk commitment fee senilai Rp 1,5 miliar dari pengusaha Dharnawati ke Nyoman dan anak buahnya, Dadong Irbarelawan. Bahkan, setelah KPK menangkap Dharnawati, Nyoman, dan Dadong, pada 25 Agustus 2011 lalu, Acos sempat membahas hal itu kepada temannya yang merupakan seorang wartawan dengan panggilan Manyo itu. Menanggapi fakta yang terungkap dari hasil rekaman percakapan telepon yang diputar di sidang Nyoman itu, Manyo dan Iman Syukri angkat bicara saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (2/2/2012).

Manyo yang mengaku berposisi sebagai Redaktur Olahraga Pelaksana dan Iman yang berposisi sebagai Redaktur Pelaksana suratkabar nasional itu, membantah mengamankan Muhaimin dalam hal pemberitaan. Keduanya juga membantah menerima uang dari Acos atas dugaan jasa bantuannya tersebut. "Jadi, bukan mengamankan dalam arti transaksional. Tapi, mengamankan informasi yang kami bisa saling sharing," kata Manyo.

Ia menceritakan, dua hari sebelum ada penangkapan KPK 25 Agustus 2011, ditelepon oleh Acos dan diminta untuk membantu Nyoman dalam hal pemberitaan kasus. Namun, Manyo mengaku saat itu belum tahu dan tidak kenal dengan Nyoman. "Saya tanya kasus apa ke Acos, katanya cari data," kata Manyo.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini