News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wiranto: Buruh Korban dari Tsunami Korupsi

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ribuan buruh dengan mengendarai sepeda motor memasuki ruas jalan Tol Jakarta Cikampek, di Kawasan INdustri Cikarang, Jawa Barat, Jumat (27/1/2012). Mereka melakukan aksi menentang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menggugat keputusan Gubernur Jawa Barat terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wiranto menganggap bahwa korupsi di Indonesia semakin marak. Itulah yang mengakibatkan tidak meratanya pendapatan masyarakat sehingga mengundang kegelisahan di kaum buruh.

"Menurut saya masalah korupsi luar biasa sangat berat di Indonesia. Masalah korupsi membebani setiap kehidupan di negeri ini termasuk nasib buruh pun sebenarnya menjadi (korban)tsunami korupsi di negeri ini," kata ketua umum DPP Partai Hanura, Wiranto saat ditemui di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

Menurutnya, andaikan uang-uang yabg dikorupsi tersebut, betul-betul digunakan secara efisien dan efektif untuk mengangkat nasib buruh, buruh tidak akan melakukan tindakan-tindakan seperti yang terjadi belakangan ini.

Permasalahan buruh menurut Wiranto sebenarnya sederhana saja solusinya dengan menyeimbangkan antara kinerja buruh sebagai subjek penghasil devisa dengan buruh sebagai objek kesejahteraan.

"Pada saat tenaga mereka diperas habis-habisan untuk menambah devisa namun nasibnya tidak diperhatikan pasti akan terjadi suatu proses yang dinamakan demonstrasi seperti ini," ungkap Wiranto.

Permasalahan buruh tidak akan pernah selesai bila pemerintah tidak bergerak dengan membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak pada buruh dan rakyat kecil.

"Ini saya kira kita semua tahu, hanya saja bagaimana politik pemerintah mengatasi masalah ini," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini