News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bentrok Dini Hari di RSPAD

24 Anak Panah, Parang dan Tombak di Rumah Tersangka RSPAD

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat menggeledah rumah lima tersangka di Kampung Ambon, Jakarta Barat polisi menemukan sejumlah barang bukti di antaranya satu air softgun, empat golok, lima parang, satu gunting, 24 anak panah dan satu tombak.

"Dari rumah para tersangka di Kampung Ambon, berhasil diamankan sejumlah barang bukti yaitu satu senpi air softgun, empat golok, lima parang, satu gunting, 24 anak panah, dan satu tombak, kemeja, dan rekaman CCTV," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto saat ditemui di ruangannya Minggu (26/2/2012).

Untuk diketahui, kemarin Sabtu (25/2/2012) Polres Jakarta Pusat menggeledah rumah para tersangka di kawasan kampung Ambon, komplek perumahan Permata, Kedaung Kali angke, Cengkareng, Jakarta Barat.

Seperti telah diberitakan sebelumnya terjadi penyerangan sekelompok orang menggunakan mobil dan delapan taksi berwarna putih di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Dan kepolisian juga telah menetapkan lima tersangka yaitu Edo Tupessy, Gretes alias Hery, Tony alias Ongen, Rens, dan Abraham.

Dua korban tewas akibat insiden itu adalah Stenly A Y Wenno (39), warga Kramat pulo, Gang 6, RT4/3, Kecamatan Senen, Jakarta pusat dan Ricky Tutu Boy (37), warga Jalan F Kalasut RT08/06 Barong Utara, Sorong, Papua. Keduanya  kelahiran Ambon, Maluku. Mereka luka di kepala, perut serta kaki akibat sabetan parang dan senjata tajam lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini