News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembatasan BBM Subsidi

PDIP Sebut Empat Alasan Pembatasan Subsidi Harus Ditolak

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah pengendara motor antre saat akan membeli bahan bakar di SPBU Kairagi, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (21/2/2012). Kelangkaan yang terjadi saat ini disebabkan adanya keterlambatan kapal pemasok BBM dari Kalimantan. Sementara itu pemerintah pusat terus mengkaji tiga opsi menyangkut kebijakan pengurangan subsidi untuk BBM yaitu menjalankan kebijakan pembatasan BBM subsidi, konversi BBM ke BBG, serta opsi menaikan harga BBM. (Tribun Manado/Rizky Adriansyah)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan melalui fraksinya di DPR mengambil ancang-ancang menolak usul pemerintah menaikkan atau membatasi subsidi BBM. Ada empat alasan pembatasan subsidi BBM harus ditolek.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Poksi VII Fraksi PDI-P --membidangi masalah energi dan pertambangan-- Daryatmo Mardiyanto saat menggelar jumpa pers di DPR, Rabu (29/02/2012).

Alasan pertama, ungkap Daryatmo, sebagian besar subsidi BBM dinikmati kelompok masyarakat bawah, sementara alasan kedua, subsidi layak diberikan karena daya beli masyarakay masih rendah.

Alasan ketiga, pembatasan BBM bersubsidi akan meningkatkan biaya produksi, memicu inflasi dan menurunkan daya saing UKM. Pembatasan subsidi BBM juga berpotensi sebabkan kelangkaan BBM," Daryatmo menjelaskan.

PDI-P membantah argumentasi pemerintah bila dikatakan subsidi BBM telah salah sasaran dengan argumentasi subsidi dinikmati oleh orang kaya. Dari kajian yang dilakukan, Sekertaris Fraksi PDI-P DPR, Bambang Wuryanto menambahkan, berdasar kajian yang dilakukan,  termasuk berdasar data Bank Dunia, dan data BPS, subsidi BBM dinikmati kelompok menengah ke bawah.

"Dari hasil analisa membuktikan, subsidi BBM ternyata sebagian besar kalangan menengah ke bawah. Kesimpulan ini berbeda dengan pemerintah yang menyatakan BBM bersubsidi dinikmati orang kaya," kata Bambang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini