News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sidang Umar Patek

Megawati Lewati Gereja Sebelum Bom Meledak

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Umar Patek

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri diketahui melewati Gereja Oikumene Halim Perdana Kusumah sesaat sebelum bom meledak pada malam Natal tahun 2000. Mega sedang diantarkan oleh Gubernur DKI saat itu Sutiyoso menuju bandara Halim Perdana Kusumah.

Keterangan itu disampaikan oleh Peter Boron saat bersaksi atas terdakwa Umar Patek di PN Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (8/3/2012). Saat kejadian, Gereja Oikumene sedang merayakan ibadah Natal yang dimulai pada pukul 18.00 WIB. Namun, sekitar pukul 19.00 WIB, bom tersebut meledak.

"Keras sekali, semua langsung bubar," kata Peter.

Peter menceritakan umat langsung berhamburan keluar. Petugas kepolisian langsung mengamankan lokasi. Jumlah mereka besar karena sehabis menjaga presiden.

Peter menceritakan bau mesiu sempat tercium oleh umat yang duduk di deretan belakang gereja. Tidak berapa lama bom pun meledak di halaman gereja. Peter kemudian berjalan menuju parkiran. Ia menduga bom diletakkan di ban mobil miliknya yang berjenis Isuzu Panther. Insting pensiunan Angkatan Udara itu berdasarkan temuan di lapangan.

"Ban dan velg saya hilang. Mobil bergeser satu meter ke kanan. Aspalnya turun, jadi lubang. Antara ban dan pelek tidak terlalu besar, bom ditaruh di kiri itu perkiraan, bisa di kanan dan kiri. Saya yakin bom TNT di atas ban. Di aspal itu lubang bisa jadi bom di sebelah dalam ban," imbuhnya.

Peter mengaku tidak mengetahui otak pelaku itu Umar Patek. Namun, ia sempat menjadi saksi dalam perkara Abdul Jabar pelaku bom natal. Akibat bom tersebut, tujuh mobil yang berada di parkiran rusak parah. Tetapi tidak ada korban akibat peristiwa itu.

Menurut pengacara Umar Patek, Asludin Hatjani, saksi-saksi yang dihadirkan tidak mengetahui siapa pelaku utama dalam peristiwa itu. Ia enggan mengatakan apakah kesaksian itu meringankan atau meringankan kliennya.

"Yang jelas tidak ada yang menyatakan peristiwa bom natal berkaitan dengan Umar Patek," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini