News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hatta: Studi Banding Cukup di Internet!

Penulis: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, buka pekan mode Indonesia Fashion Week 2012 didampingi Menteri Perindustrian M S Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sjarifuddin Hassan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, meresmikan program yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan industri fashion Indonesia melalui pemberdayaan dari berbagai sisi, yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC). Kamis (23/2) (TRIBUNNEWS.COM/FX Ismanto)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa mengeluarkan instruksi melarang semua pejabat eselon I ke atas di Kementeriannya untuk studi banding ke luar negeri seperlunya.

"Kalau tidak penting tidak perlu (studi banding). Kalau untuk seminar pasti tidak boleh," kata Hatta di kantor Presiden Jakarta, Rabu (4/4/2012).

Jika harus terpaksa bepergian keluar negeri, kata Hatta, maksimum sekali saja.

"Maunya saya yang lain juga begitu,. Apalagi studi banding, enggak mungkin. Studi banding di internet saja cukup," kata Hatta.

Maksud studi banding di internet adalah mencari informasi mengenai negara yang dituju di internet. Pembatasan studi banding dimaksudkan agar efisiensi penggunaan anggaran negara di tengah penundaan kenaikan harga BBM. Sehingga APBN dihemat dan tidak melewai defisit 3 persen sesuai Undang-undang.
 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini