TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik dengan tangan terbuka dan sepenuh hati jika Partai Gerindra dan Hanura bergabung dengan koalisi partai politik (Parpol) pendukung pemerintahan SBY-Boediono.
Demikian diutarakan Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (13/4/2012). "Walau kita tak yakin akan ada pemutusan hubungan dengan PKS dan rombak ulang formasi menteri," kata dia.
Dijelaskan untuk saat ini terlalu singkat waktunya bagi menteri-menteri baru untuk bekerja menuju 2014. Itu pun kalau seandainya ada reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.
Seperti diketahui, Demokrat tawarkan draf bergabung dengan koalisi bagi Gerindra dan Hanura. Draf berupa kerjasama di Parlemen itu dimaksudkan antara lain bersama-sama mendukung pelaksanaan program dan kebijakan pemerintahan SBY-Boediono untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sampai tahun 2014.
Tawaran kerjasama dari Demokrat ini diduga terkait dengan keinginan melepas PKS keluar dari koalisi. (Aco)
Baca tanpa iklan