News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Soal Calon Presiden, PDIP Tunggu UU Pilpres Kelar

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersama putrinya Puan Maharani, memberikan keterangan kepada wartawan, seusai melakukan syukuran ulang tahun partainya, di Kantor PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/1/2012). PDIP melangsungkan syukuran ulang tahunnya yang ke 39 dengan perayaan yang sederhana di Kantor DPP PDIP Jakarta.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Puan Maharani, mengungkapkan, partainya masih belum membahas dan menyiapkan calon yang akan diusung dalam Pemilihan Presiden 2014 mendatang.

Selain itu, PDI-Perjungan, berpegang pada hasil kongres dan rakernas yang lalu, bahwa itu diserahkan kepada Ketua Umum Megawati.

"Jadi kita tunggu saja. Tentu saja secepatnya, kalau memang harus cepat. Kalau memang belum diperlukan ya, kita tunggu saja," jelasnya saat ditanya mengenai nama calon presiden dari partai berlambang banteng bermoncong putih, di Kompleks Gedung MPR/DPR Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Apalagi, tegas Puan, Undang-undang (UU) Pilpres saja masih baru akan dibahas. Karenanya ia meminta untuk menunggu saja bagaimana pelaksanaan UU Pilpres itu.

"Kalau UU Pilpres sudah ada, Ibu Ketua Umum baru memberikan nama-nama yang akan maju dalam Pilpres 2014," lanjutnya kemudian.

Semuanya itu, lanjut Puan, keputusan ada di tangan Megawati selaku Ketum PDI-Perjungan.

Puan mengakui, untuk menentukan calon yang akan maju dalam pertarungan menuju RI 1, partainya akan melakukan survei dan poling internal. Hasil itulah yang akan dipakai sebagai patokan dan dasar memutuskan capres nantinya.

"Tentu saja kita akan membikin survey kemudian poling yang tentu saja itu menjadi salah satu bahan bagi internal PDI-Perjuangan untuk bisa memutuskan siapa yang akan maju atau mendampingi sebagai RI 1 atau RI 2," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini