News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Meski Terpopuler, PDIP Belum Capreskan Megawati

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersama putrinya Puan Maharani, memberikan keterangan kepada wartawan, seusai melakukan syukuran ulang tahun partainya, di Kantor PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/1/2012). PDIP melangsungkan syukuran ulang tahunnya yang ke 39 dengan perayaan yang sederhana di Kantor DPP PDIP Jakarta. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum berani mengusung sang ketua umum Megawati Soekarnoputri menjadi calon presiden Pilpres 2014 kendati hasil survei menempatkannya di posisi pertama mendapat dukungan publik.

Alasannya, hasil survei bisa berubah setiap hari. "Kami bersyukur bahwa survei yang ada masih menunjukkan Ibu Mega dalam posisi yang lebih baik. Tapi, kami juga harus lihat realitas tahu depan dan 2014. Yang namanya survei itu bisa berubah-ubah," ujar Ketua DPP Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga PDIP, Puan Maharani, di DPR, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Menurut Puan, hasil survei itu menjadi salah satu dasar bagi sebuah parpol untuk mengusung capresnya. PDIP, katanya,  tidak ingin ikut-ikutan dengan partai politik lain yang sudah berani mengusung capres. Sebab, hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 belum diketahui. Di sisi lain, Rancangan Undang-undang (RUU) Pilpres yang memuat syarat administrasi agar parpol bisa mencalonkan capres masih disusun di Badan Legislasi DPR RI.

Menurut Puan, DPP menyerahkan kewenangan pengusungan capres ini kepada ketua umum Megawati Soekarnoputri. PDIP juga mengamati setiap dinamika politik yang terjadi.

Namun, saat ini PDIP masih fokus pada konsolidasi internal dan eksternal agar dapat memenangkan Pileg 2014.

"Percuma menyiapkan calon kalau tidak memenuhi syarat administratif untuk maju dalam Pilpres. Dan PDIP mempunyai mekanisme sendiri bahwa tidak perlu juga kita ikut-ikutan aturan yang ada di partai lain, apakah memang kita mencukupi untuk maju atau tidak untuk maju ke Pilpres. RUU Pilpres sampai saat ini dalam wacana untuk dibahas," kata Puan yang juga Ketua Fraksi PDIP dan anggota Komisi I DPR RI itu.

(Abdul Qodir)

baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini