News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pasar Sukoharjo Diberi Nama Pasar Ir Soekarno

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Pelaksana Rakernas I PDI Perjuangan, Puan Maharani, memberikan Kata sambutan dalam Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan di Hotel Harris, Bandung, Senin (12/12/2011) Dalam Pembukaan Rakernas tersebut diwarnai inisiden mati listrik di ruang besar Hotel Harris tiba-tiba mati saat Puan baru 5 menit menyampaikan pidatonya.(Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Keputusan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menetapkan nama Presiden Pertama RI Soekarno sebagai salah satu nama pasar di Sukoharjo mendapat apresiasi dari keluarga besar Bung Karno.

"Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan rakyat Sukoharjo karena sudah memberi nama pasar kota di sini Pasar Soekarno. Karena sudah menyandang nama Bung Karno, kita harus bergotong royong supaya pasar ini mewarisi api semangat beliau yang ingin Indonesia itu berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dalam bidang ekonomi dan menyejahterakan wong cilik," kata cucu Proklamator RI, Puan Maharani, Sabtu (23/6/2012)

Puan bersama Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, serta unsur dari Pemkab Sukoharjo dan ratusan kader PDI Perjuangan turut menyaksikan pagelaran sendratari dengan tema Lahirnya Pancasila.

Puan Maharani mengungkapkan, rasa gembiranya terhadap pelaksanaan acara sendratari  serta penetapan nama Pasar Soekarno. Baginya, ini bukti, pemerintah dan masyarakat Sukoharjo terus menjaga dan terus berusaha mewujudkan Pancasila.

"Nama pasar jangan hanya sekedar mengambil nama Soekarno.Tetapi, harus berguna untuk seluruh rakyat Sukoharjo. Harus diingat selalu kenapa nama Soekarno digunakan, untuk menghargai Bung Karno dan cita-citanya agar bangsa Indonesia mandiri," kata Puan.

"Perlu kembalikan kebanggaan, reputasi Indonesia di dunia internasional yang seperti dulu disegani. Bung Karno itu yang menggali Pancasila dari sejarah dan budaya Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945. Jadi kalau bicara Bung Karno pasti akan bicara Pancasila," ujarnya lagi.

Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik ini menambahkan, hampir sebulan sudah dilaksanakan berbagai acara yang membuat publik mengingat, dan merenungkan kembali ide, gagasan dan cita-cita Bung Karno untuk rakyat Indonesia.

Setelah Pasar Soekarno, Puan menyebut dirinya menantikan apalagi wujud api semangat Bung Karno yang akan dibuat menjadi kenyataan di Sukoharjo, supaya Sukoharjo Makmur.

Sementara, Bupati Sukoharjo, Wardoyo menjelaskan di wilayahnya selama bulan Juni ini ada berbagai kegiatan dilakukan dalam memeriahkan Bulan Bung Karno.

"Peletakan batu pertama pasar Sukoharjo yang diberi nama Pasar Tradisional Ir. Soekarno dilaksanakan pada 8 Juni lalu," kata Wardoyo.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini