News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Soal Survei, Ical: Pemilu Bukan Hari Ini, Tapi 2014

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Jumat (11/5/2012), menumpang kereta rel listrik (KRL) commuter dari Stasiun Manggarai Jakarta ke Stasiun Depok.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski lembaga survei, The Asia Pacific Association Of Political Consultants menempatkan dirinya di posisi teratas, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) tetap meminta semua kadernya bekerja.

Selain itu, Ical juga mengajak semua kader tidak gampang puas dengan hasil survei yang menunjukan Golkar di posisi puncak di banding Partai lainnya. Begitu pula dengan pencalonan diirinya menjadi Capres.

"Jangan merasa bahwa karena semua hasil survei menyatakan bahwa Golkar nomor satu. Dan tadi saya baru mendapatkan email dari The Asia Pacific Association Of Political Consultants yang menyatakan sekarang saya jadi nomor satu dari calon presiden, itu dibuat satu lembaga yang sangat berwibawa," ungkap Ical dalam Acara Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), di kompleks DPP Golkar Jakarta, Rabu (27/6/2012).

Tegas diingatkan Ical, yang juga menjadi Capres Golkar, bahwa hasil survei yang menunjukan Golkar di atas yang lain, jika Pemilu dilakukan hari ini. Namun, kenyataannya tidak demikian. Pemilu baru akan digelar dua tahun lagi. "Ini mesti saya ingatkan," tegasnya.

Ical melanjutkan di dalam waktu dua tahun kedepan ini masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Apalagi, para pemilih itu sendiri sangat cair, bisa berubah kapanpun.

Ical menegaskan suara pemilih bisa "lari" dari Golkar jika kader dan pengurus tidak bekerja lebih keras lagi. Kemudian, jika Golkar dan kader tidak memelihara identitas diri dan mempunyai visi dan gagasan serta tidak menyuarakan aspirasi rakyat sesuai dengan moto Suara Golkar, Suara Rakyat.

"Maka yakinlah bahwa pemilih itu akan berpaling dari Partai Golkar jika itu tidak bekerja," pesan Ical.

Klik Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini