News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

PAN Tegaskan Hatta Rajasa Capres

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PAN - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa sedang memberikan pidato pada acara Pasar Anak Negeri di Palembang Sport Convention Center Palembang, Minggu (12/8/2012). Dalam hal ini Partai Amanat Nasional akan fokus mengembangkan Usaha kecil menengah (UKM), Pemberdayaan masyarakat yang belum mampu dan Wirausaha muda yang ditujukan agar masyarakat semakin membaik dan meningkat.(TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan pencalonan ketua umum Hatta Rajasa sebagai presiden RI periode 2014-2019.

Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo mengatakan pencalonan Hatta sesuai dengan keputusan rapat kerja nasional (rakernas).

"Ya capresnya Bang Hatta, itu sudah fix," kata Drajad di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Drajad mengatakan untuk pendamping Hatta, partainya harus berkoalisi dengan partai lainnya.
"Jadi wakilnya bang Hatta tentu dari yang berkoalisi dengan kita nanti," imbuhnya.

Namun, ia menjelaskan bahwa target utama PAN meraih kursi di pemilihan legislatif. Targetnya adalah satu daerah pemilihan, satu kursi dengan minimal 77 kursi. Sehingga PAN mendapatkan minimal 77 kursi dari 560 kursi yang diperebutkan.

Mengenai calon legislatif, Drajad mengatakan partainya sudah mulai melakukan proses seleksi calon legislatif. Ia mengungkapkan tokoh-tokoh masyarakat sudah banyak yang berminat menjadi caleg dari PAN.

Drajad juga mengatakan PAN siap diverifikasi faktual oleh KPU. Menurut Drajad, wajar bila partai diverifikasi sebelum terdaftar sebagai peserta pemilu 2014.

"Saya rasa wajar-wajar saja kalau ada verifikasi faktual, sama saja kalo mahasiswa baru masuk ada ospek, wartawan baru juga ada proses di dalam kantornya. Jadi saya rasa wajar-wajar untuk sesuatu yang baru tentu ada proses tersendiri. Dimanapun juga terjadi seperti itu, karyawan baru, wartawan baru. Itu semua ada prosesnya," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini