Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mensinyalir bila M Toriq terkait dengan jaringan teroris. Namun hingga saat ini, BNPT sendiri belum mengetahui secara pasti apakah pembuat bom di Tambora, Jakarta Barat tersebut merakit bom untuk aksi teror atau tidak.
Ketua BNPT Irjen Pol (Purn) Ansyad Mbai dihubungi Tribunnews.com mengungkapkan bisa jadi M Toriq terkait dengan jaringan teroris, pasalnya di Jakarta Barat pernah dibekuk kelompok teroris.
"Bisa jadi (itu kelompok teroris), tapi kita tunggu saja hasil pengembangan lebih lanjut," ucap Ansyad kepada tribunnews.com, Kamis (6/9/2012).
Mengingat ditemukan sejumlah lembaran yang berisi petunjuk cara-cara membuat bom dan racun, Ansyad mensinyalir bahwa Toriq terkait dengan jaringan kelompok teroris Kemayoran yang berencana akan meracun aparat kepolisian pada tahun 2011 lalu.
"Bisa jadi (ia terkait dengan jaringan terori Kemayoran) yang ditangkap pada tahun sebanyak enam orang," ucap Ansyad.
Namun, ia belum mau memastikan kalau Toriq merupakan pelaku teror, pasalnya hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait perakitan bom yang dilakukan Toriq. "Kita belum tahu lebih jauh tentang itu, kita belum mendapatkan laporanya," kata Ansyad.
Benda yang diduga bom rakitan setengah jadi menggemparkan warga di Jl Teratai 7 RT 02/04 Kel Jembatan Lima, Tambora , Jakarta Barat pukul 14.30 WIB, Rabu (5/9/2012).
Hal tersebut diketahui saat warga sekitar mendatangi rumah seorang warga bernama Iyot (60) di lokasi kejadian. Warga berbondong-bondong mendatangi rumah Iyot karena melihat ada kepulan asap dari rumah Iyot.
Warga sekitar langsung mendatangi rumah Iyot dan mendapati benda yang diduga bom setengah jadi. Benda itu diduga milik Muhamad Toriq (32), putra dari Iyot. Sementara Toriq saat ini buron, setelah dirinya melarikan diri ketika warga mendatangi kediamnya.
BNPT: Bisa Jadi Toriq Terkait Jaringan Teroris Kemayoran
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan