News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penangkapan Terduga Teroris

Istri Nawa Diduga Terlibat Dalam Perakitan Bom di Solo

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang terduga teroris, Joko Priyanto (baju abu-abu) ditangkap anggota Densus 88 di Jalan Flamboyan Dalam, Purwosari, Laweyan, Solo, Minggu (23/09/2012). Sejumlah anggota Densus 88 berlari saat penangkapan terduga teroris di Jalan Flamboyan Dalam, Purwosari, Laweyan, Solo, Minggu (23/09/2012). (Tribun Jogya/Ade Rizal)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri saat ini sedang mendalami keterlibatan istri Barkah alias Nawa alias Wawa berinisial SR.

Ia diduga kuat mengetahui soal perakitan bom yang dilakukan sang suami di rumahnya.

"Diduga kuat (ia) mengetahui proses perkaitan (bom) di rumahnya, kini tengah didalami. Saat ini masih diperiksa keterlibatannya, diduga kuat mengetahui proses perakitan, apakah ada bukti yang kuat atau tidak terkait pada bersangkutan. Nanti kita umumkan juga," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri di Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Selasa (25/9/2012).

Kemudian Densus 88 pun membebaskan dua orang masing-masing bernama Nopem dan Indra Fitrianto yang sebelumnya ikut diamankan pada saat penggerebekan di sebuah rumah pelaku terorisme di Solo, Sabtu (22/9/2012).

Sehingga total yang ditangkap terkait jaringan Solo tersebut yang saat ini masih diamankan Mabes Polri ada sembilan orang, termasuk Anggri Pamungkas yang ditangkap di Pontianak dan istri Nawa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Nopem dan Indra tidak cukup bukti untuk dilakukan penahanan. Mereka berdua diamankan Densus 88 Polri karena berada di rumah Kamedi pada saat penggeledahan berlangsung.

"Jadi memang mereka berada di lokasi yang kedapatan ada sejumlah bahan peledak di rumah saudara Kamedi. Tapi tidak cukup bukti. Jadi dua (orang) itu sudah dikembalikan pada pihak keluarga," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini