News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Oknum DPR Minta Jatah

El Qudsi: Saya Sudah Maafkan Dahlan Iskan

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Amanat (PAN) Nasional M Ikhlas El Qudsi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Anggota Komisi XI DPR M Ikhlas El Qudsi disebut-sebut masuk dalam laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan soal oknum DPR peminta jatah. El Qudsi yang akrab dipanggil Michel mengaku secara pribadi sudah memaafkan Dahlan Iskan.

"Secara pribadi saya sudah memaafkan Dahlan Iskan, karena ceroboh mendapat informasi," kata Michel di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Michel mengutip pernyataan Dahlan Iskan agar tidak panik bila tidak melakukan perbuatan tersebut. Namun, Michel mengatakan akibat laporan tersebut, konstituen dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat 1 meminta klarifikasinya.

"Saya jaga harkat martabat sejak jadi politisi. Konstituen marah, katanya Pak Michel pembohong setelah menyatakan kebenaran dan perjuangan lalu sms beredar kemana-mana," tuturnya.

Dengan adanya laporan tersebut, Michel akan mengirimkan somasi kepada Dahlan Iskan untuk meminta maaf di media dalam 7X24 jam. "Masalahnya suara PAN di Dapil berjumlah 112.000. Saya merasa dilukai, saya somasi dan dikirimkan sesegera mungkin," tuturnya.

Wakil Ketua Fraksi Viva Yoga Mauladi mengatakan surat Dahlan Iskan atas nama institusi dari BUMN. "Ucapan dan sikap Pak Dahlan menuai konsekuensi politik dan hukum, tidak boleh main-main. Sangat fatal apabila ada kesalahan penyebutan nama," katanya.

Viva meminta Dahlan untuk berhati-hati dalam bersikap karena menyangkut institusi PAN. "Apabila Pak Dahlan tidak meminta maaf,  akan ada tempuh jalur hukum sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

*Berita Lengkap Mengenai Oknum DPR Minta Jatah Silakan Klik Disini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini