News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyidik KPK Ditarik

Abraham Samad: KPK Seperti Manusia Berkaki Satu

Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zulkarnaen, Busyro Muqoddas, dan Abraham Samad (ki-ka) saat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kantor Presiden RI, Jumat (12/7/2012). Dalam kesempatan tersebut KPK melaporkan pemantapan rencana kerja KPK yang menekankan pada tindakan pencegahan sebelum penindakan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua KPK Abraham Samad mengatakan penarikan penyidik komisi antikorupsi itu ke instansi asalnya menyebabkan kinerja KPK terganggu.

Abraham mengibaratkan, penarikan penyidik itu membuat "KPK seperti manusia berkaki satu."

Hal itu dikatakan Abraham dalam wawancara dengan Kompas TV di Jakarta. Wawancara eksklusif ini akan ditayangkan Kompas TV pada hari Kamis (13/12/2012) pagi melalui program Kompas TV Pagi pukul 05.30 sampai 07.00.

Abraham datang ke kantor Kompas TV di Palmerah dengan mengenakan kemeja batik. Ia menumpang mobil dinas Toyota Kijang Innova warna hitam.

"Penarikan penyidik itu sangat mengganggu upaya KPK memberantas korupsi," katanya.

Abraham mengatakan, setiap hari ada sekitar 30-an laporan pengaduan dari masyarakat ke KPK. Sementara jumlah penyidik KPK yang tersisa tinggal 50 orang.

Dalam wawancara itu, Abraham ditanya berbagai isu aktual pemberantasan korupsi, termasuk pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.

Presiden SBY mengatakan pemerintah akan membela pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi karena kesalahpahaman atau ketidaktahuan atas kebijakan yang diambil.(*)

Liputan Khusus Penarikan Penyidik KPK

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini