News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden PKS Terlibat Suap

Anggota Fraksi PKS "Hilang" dari DPR

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq berjalan seusai memberi penjelasan dalam jumpa pers di Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013) malam. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka karena diduga menerima suap terkait impor daging sapi. BERITA KOTA/Angga BN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) "menghilang" dari Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Ruang Fraksi PKS di lantai 3, 4 dan 5 di Gedung Nusantara I terlihat sepi pascapenetapan tersangka Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq (LHI).

Dari pagi hingga pukul 15.00 WIB, Kamis (31/1/2013) hanya terlihat sejumlah office boy serta petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPR RI. Anggota Komisi VI asal PKS Reflizal mengakui sejumlah koleganya tidak hadir pada hari ini.

"Mungkin sedang syok," kata Reflizal ketika ditemui di ruangannya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Reflizal mengaku tidak ada intruksi khusus kepada anggota fraksi terkait masalah tersebut. Ia juga tidak mengetahui adanya pertemuan pimpinan PKS menyikapi putusan KPK terhadap Lutfi.

Refrizal berkilah ketidakhadiran anggota fraksi PKS hari ini karena mereka berada di Kantor DPP PKS kemarin hingga pagi hari.

"Saya juga kemarin sampai malam, sampai pagi juga baru pulang," tuturnya.

Diketahui, Lutfi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 aytat 1 ke-1 KUHP. Dia disangkakan menerima suap Rp 1 miliar terkait pengurusan daging sapi impor Pt Indoguna Utama (PT IU).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini