News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden PKS Terlibat Suap

Hidayat: Luthfi Tersangka Ganggu Persiapan PKS Jelang Pemilu 2014

Penulis: Bahri Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dijemput penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013) malam. KPK menetapkan Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka karena diduga menerima suap terkait impor daging sapi. BERITA KOTA/Angga BN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penetapan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq diprediksi akan mempengaruhi persiapan PKS dalam menghadapi pemilu 2014 mendatang. Hal tersebut diakui oleh Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid.

"Tentunya sangat berpengaruh," ujar Hidayat di Kantor DPP PKS, Jl. TB Simatupang No. 82, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).

Namun, Hidayat melanjutkan partainya telah terbiasa menghadapi tantangan dan yakin akan bisa melewati ujian yang menerpa partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

"PKS sangat terbiasa menghadapi tantangan," imbuhnya.

Hidayat juga meyakini, PKS ke depannya akan terus bertahan dan berada di barisan terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kami akan tetap survive untuk memberantas korupsi," tandasnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang anggota DPR RI berinisial LHI sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait impor daging sapi. Selain anggota DPR, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni dua orang dari pemberi uang yakni AAE dan DE. Serta penerima suap berisinial AF.

Sementara itu, Luthfi Hasaan Ishaaq telah diangkut oleh petugas KPK dan dibawa ke Kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013) malam tadi sekitar pukul 23.30 terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus suap pemenangan tender impor daging sapi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini