News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nasib Anas di Demokrat

Jabatan Dipreteli SBY, Anas Tetap Melawan

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum (dua kanan) didampingi anggota DPR RI, Roshid Hidayat (kanan), Iti Octavia Jayabaya (tiga kanan), dan Herman Khaeron (empat kanan) menanam benih kedelai di Desa Gunung Anten, Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (9/2/2013). Selain menanam dan menyerahkan bibit kedelai, Anas juga menghadiri pelantikan pengurus baru DPAC dan membuka Rakorcab II PD se-Kabupaten Lebak. TRIBUNNEWS/HO/Ridhwan Ermalamora Siregar

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dinilai tetap melakukan perlawanan, meskipun tugas Anas sudah dipreteli Susilo Bambang Yudhyono yang menyatakan memimpin penyelamatan Demorat.

Hal itu diperlihatkan Anas dengan memimpin acara Pelantikan Pengurus DPAC Demokrat se-Kabupaten Lebak, kemarin. "Seperti biasa dan pola-pola sebelumnya Anas tetap "melawan"," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yudha kepada Tribunnews.com, Minggu (10/2/2013).

Namun, Hanta mengatakan perlawanan Anas tergantung tingkat loyalitas DPD/DPC terhadapnya atau Ketua Majelis Tinggi Demokrat SBY. Meskipun Anas tetap menjadi Ketua Umum namun kekuasaan dan kewenangannya sebagaiĀ  telah diambil alih Majelis Tinggi.

"Jabatan Ketum hanya menjadi semacam wayang dan hanya jalankan aktivitas seremonial saja di internal PD. Tentu terlepas, apakah absah atau sesuai konsitusi (AD) partai, dalam pengambilalihan ini," katanya.

Menurut Hanta, perintah SBY bisa jadi tidak efektif bila dukungan DPD/DPC Demokrat ke Anas tetap kuat. "Jika DPD/DPC bisa dikendalikan oleh SBY, maka perlawanan Anas menjadi tak berarti dan melemah tidak seperti sebelum-sebelumnya," tutur Hanta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini