News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nasib Anas di Demokrat

Yang Ngotot Milih Nazaruddin Itu Anas

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anas Urbaningrum (kiri) diwawancara oleh presenter TV One, Dwi Anggia di kediaman Anas di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2013). Anas diwawancara mengenai pernyataannya yang dianggap menyerang sejumlah pihak saat memberikan keterangan pers mengenai keputusannya berhenti sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Sabtu (23/2/2013) lalu.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie membeberkan bagaimana Nazaruddin bisa terpilih menjadi bendahara umum Partai Demokrat dalam jajaran pengurus. Menurutnya hal tersebut tak lepas dari pengaruh Anas Urbaningrum sebagai ketua umum saat itu.

"Nazaruddin itu teman dekat Anas, dia yang memaksa mengangkat Nazaruddin sebagai bendahara," ujar Marzuki saat ditemui di Kampus UI Depok, Kamis (28/2/2013).

Marzuki juga mengatakan saat itu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengingatkan Anas untuk tidak menempatkan Nazaruddin sebagai bendahara partai.

Menurutnya SBY saat itu sudah mengetahui bahwa Nazaruddin memang sosok yang bermasalah dan menyarankan jangan ditempatkan sebagai bendahara. "SBY sudah bilang jangan, Anas memaksa. SBY tahu Nazaruddin bermasalah. Karena dia pemenang kongres Anas maksa," imbuhnya.

Lebih lanjut, Marzuki mengatakan hal tersebut tentu mengindikasikan ada hubungan antara Anas dengan Nazarudin, namun ia menolak menyebut hubungan khusus apa yang ada diantara keduanya. "Ya artinya dia punya hubungan khusus dengan Nazaruddin," tandasnya.

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini