News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemberantasan Korupsi

Permadi: SBY Harus Minta Maaf Tampilkan Koruptor di Iklan Televisi

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Permadi menyatakan SBY telah melakukan penipuan publik. Hal itu didasarkan pada iklan antikorupsi di televisi yang menampilkan para petinggi partai Demokrat yang tersangkut korupsi.

"Seharusnya SBY meminta maaf, karena menampilkan koruptor di iklan televisi," kata Permadi dalam diskusi Peluang dan Tantangan Menuju: Indonesia Bebas Korupsi, Narkoba dan Terorisme di Aula Paroki St Theresia, Menteng, Sabtu (2/3/2013).

Permadi menuturkan, SBY seperti tidak merasa salah karena telah menampilkan tokoh-tokoh partai Demokrat yang saat ini terjerat kasus korupsi.

"Mereka (Anas Urbaningrum, Andi Malaranggeng, dan Angelina Sondakh) mengiklankan 'katakan tidak pada korupsi' sekarang justru tersangka korupsi," ujar Permadi.

Lebih lanjut Permadi mengatakan, SBY pernah bilang didepan umum akan menjadi pemberantas korupsi No. 1.  "Namun hingga saat ini belum dilakukan secara maksimal," ujar Permadi.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini